Maaf, aku tidak merayakan ulang tahun
Sepertinya sudah banyak muslim yang menjadikan ulang tahun sebagai momen bahagia. Terkadang aku berpikir, melihat mereka orang orang dekatku yang ber-ulang tahun dan berbahagia dengan nya, aku ingin turut dalam kebahagiaan itu juga. Sangat ingin mengucapkan selamat. Sangat ingin !! Tapi lidahku kelu. Kelu karena aku cuma ingin tunduk dan taat pada Rasulullah. yang artinya juga aku tidak mau ingkar kepada Allah dengan tidak menuruti perintah Rasulullah.
Maaf, aku telah mengambil sikap ini. Dan aku ingin semua orang yang masih mengaku umat Rasulullah meninggalkan nya. Aku tidak mau kebahagiaan sesaat berubah menjadi kesedihan yang teramat panjang di akhirat.
Ada beberapa alasan :
1. Karena Rasulullah menyatakan cuma ada dua hari raya bagi umat Islam yaitu Iedul Fitri dan Idul Adha, dan hari raya Jumat.
2. Tradisi ini sejak lama ada, sebelum zaman rasul dan sahabat. Jika tradisi ini baik, maka Rasul dan Sahabat akan ber segera ikut melakukan nya. Tapi ternyata tidak.
3. Rasulullah bersabda melarang umatnya merayakan ulang tahun beliau . Jika ulang tahun beliau saja di larang di rayakan, apalagi kita umatnya.
4. Tradisi ini bukan dari tradisi islam, berasal dari tradisi paganisme. Artinya jika ikut-ikutan merayakan sama saja mencontoh tradisi paganisme.
5. Perhitungan ulang tahun nya memakai Kalender Masehi atau tahun matahari. Artinya ini mengikuti perhitungan tanggalan kelahiran Yesus ala kristen. Atau ngikutin perhitungan para penyembah dewa matahari. Yang perhitungan nya secara perioda harus di koreksi agar tepat. Sedangkan di Islam perhitungan tanggalan adalah menurut perputaran bulan terhadap bumi. Yang nilai koreksi nya hampir tidak ada. Perhitungan bulan ini di pakai oleh peradaban-peradaban kuno seperti cina, india, arab.
6 .....apa lagi ya .... ini ibadah. dan ibadah itu contohnya harus dari rasulullah. disebut ibadah karena ritual merayakan ini mengandung do'a. Ketika orang lain mengucapkan selamat adalah sebuah do'a. Do'a adalah ibadah. Karena do'a itu adalah komunikasi antara Hamba dengan Allah. Jika momen berdo'a yang digunakan itu tidak ada tuntunan nya maka ibadah itu bathil.
7 ..dll .dlll ... kalo ada alasan bisa menyusul ...
terimakasih ...